Tips Rembesan Air Pada Dinding

Tips Mengatasi Rembesan Air Pada Dinding

Rumah-Gaya.Com- Sering Kita melihat Rembesan Air pada dinding rumah atau suatu bangunan dan ini sangat mengganggu apalagi kalau musim hujan. Hal ini akan mengakibatkan berkurangnya kenyamanan . Mari kita atasi masalah tersebut dengan simpel , Beberapa penyebab Rembesan air yang sering kita jumpai adalah :

  • Pipa Bocor
  • Permukaan air tanah naik
  • Rembesan dari Kamar mandi
  • Retak Rambut pada Dinding
  • Apakah adanya celah antara 2 dinding dengan tetangga
  • Karena penggunaan batu alam sebagai pelapis dinding
  •  Karena dinding luar yang belum diplester
Solusi Mengatasi Rembesan Air
Kita harus mengetahui terlebih dahulu indikasi dari mana air itu berasal, setelah kita mengetahui penyebabnya baru kita dapat memberikan solusinya. Dibawah ini ada beberapa solusi yang bisa diberikan yaitu :
1.Air Permukaan Tanah Naik & Pipa Air Bocor
Noda kelembaban udara biasanya ada di bagian bawah dinding rumah 1 meter dari tanah dan akan terus menerus bertambah sepanjang waktu baik musim hujan ataupun tidak. Air tanah masuk ke dalam dinding melalui kapiler material semen. Penyebab utamanya adalah karena rendahnya kualitas dari material plesteran baik dinding luar maupun dalamnya.
Solusinya adalah dengan menggaruk plesteran kurang lebih 1 meter dari permukaan dinding lalu ganti plester lama dengan plester baru dengan perbandingan komposisi pasir dan semen adalah 3:1, lalu lakukan pengecatan dengan prosedur yang benar. Pipa air yang bocor bisa terindikasi kurang lebih 1 meter dari dinding dasar, hal ini bisa terlihat dari noda basahnya yang lebih banyak dibandingkan noda lainnya. Solusinya adalah dengan mengganti pipa yang bocor, lalu plester dengan komposisi material yang benar.
2.Apabila Terdapat Retak Rambut Dinding Interior
Penyebab utama adanya retak rambut disebabkan karena unsur pembentuk plester pada dinding  yang tidak bersih dan terlalu banyak mengandung unsur tanah ataupun material lainnya, air yang digunakan mengaduk semen adalah air comberan, waktu pemberian proses pengacian yang tidak tepat, dan plesteran yang belum kering secara sempurna.
 Solusinya : retakan yang ada pada dinding diperbesar sedikit lalu tutup dengan plamir tembok tunggu hingga kering sempurna baru dilakukan finishing.
3.Apabila Dinding Luar Belum Diplester
Jika dinding luar belum diplester, maka dinding akan lebih lembab. Air hujan bisa masuk ke material dinding melalui daya kapiler yang meresap melalui  pori-pori material menembus ketebalan dinding dan berhenti di dinding. Pada pemberhentian itu air akan terbentuk pola pada dinding.
Untuk solusinya beri plester dinding luar  yang mempunyai perbandingan material 1:3 tunggu kurang lebih 2 minggu agar plaster kering total baru kemuadian diaci.
 4.Apabila Air Merembes Dari Celah Dinding
Air yang merembes masuk dari celah dinding yang berbatasan antara rumah kita dengan rumah tetangga bisa diselesaikan dengan cara menutup celah tersebut dengan plesteran kemuadian lapisi dengan pelapis anti bocor.
 5.Apabila Air Merembes Dari Kamar Mandi
Air yang merembes dari kamar mandi biasanyab disebabkan karena sambungan pipa air rusak/putus atau karena kualitas material plesteran yang kurang baik.
Solusi dari masalah ini cukup mudah yaitu dengan membetulkan sambungan yang rusak atau putus atau dengan mengerok plesteran dan diganti dengan plesteran yang baik.
Kesimpulan Penanganan Rembesan Air
Itulah beberapa tips yang dapat diberikan dan cobalah untuk diaplikasikan pada dinding rumah Anda yang terdapat bercak atau noda rembesan airnya.

 

Share your thoughts